23 Feb 2026

BAHAYA TIKUS TERHADAP HEWAN PELIHARAAN DI RUMAH

Tikus adalah salah satu hewan yang dapat menjadi ancaman bagi hewan peliharaan di rumah.

Tikus merupakan salah satu hama rumah tangga yang sering dianggap sepele. Padahal, keberadaan tikus di dalam atau sekitar rumah dapat menimbulkan berbagai bahaya, tidak hanya bagi manusia tetapi juga bagi hewan peliharaan seperti kucing, anjing, burung, kelinci, dan hewan kecil lainnya.

1. Penularan Penyakit Berbahaya

Tikus dikenal sebagai pembawa berbagai penyakit zoonosis, yaitu penyakit yang dapat menular dari hewan ke hewan lain maupun ke manusia. Beberapa penyakit yang dapat ditularkan tikus kepada hewan peliharaan antara lain leptospirosis, salmonellosis, dan toksoplasmosis. Penularan dapat terjadi melalui air seni, kotoran, gigitan, atau makanan dan minuman yang telah terkontaminasi.

2. Risiko Gigitan dan Luka

Tikus memiliki gigi yang tajam dan dapat menyerang jika merasa terancam. Hewan peliharaan yang penasaran atau mencoba menangkap tikus berisiko mengalami gigitan. Luka akibat gigitan tikus dapat menyebabkan infeksi serius jika tidak segera ditangani, bahkan bisa berujung pada kematian terutama pada hewan kecil.

3. Keracunan Tidak Langsung

Upaya pembasmian tikus dengan racun dapat berdampak tidak langsung pada hewan peliharaan. Hewan peliharaan yang memakan tikus yang telah terpapar racun berisiko mengalami keracunan sekunder. Kondisi ini sangat berbahaya dan sering kali sulit dideteksi pada tahap awal.

4. Stres dan Gangguan Perilaku

Keberadaan tikus di rumah dapat menyebabkan stres pada hewan peliharaan. Bau, suara, dan pergerakan tikus terutama pada malam hari dapat membuat hewan merasa terancam. Stres berkepanjangan dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memicu perubahan perilaku, seperti agresivitas atau kehilangan nafsu makan.

5. Kontaminasi Makanan dan Lingkungan

Tikus sering mengotori makanan hewan peliharaan dengan kotoran dan air seni. Makanan yang terkontaminasi dapat menjadi sumber penyakit. Selain itu, tikus juga dapat merusak kandang dan alas tidur hewan, sehingga meningkatkan risiko cedera.

 

 

Upaya Pencegahan dan Pengendalian

Beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah :

  • Menjaga sanitasi rumah dan area sekitar
  • Menyimpan pakan hewan dalam wadah tertutup rapat
  • Menutup celah bangunan yang berpotensi menjadi akses masuk tikus
  • Menghindari penggunaan rodentisida beracun di area yang dapat dijangkau hewan peliharaan karena khawatir tertelan.

 

Jika tikus sudah terlanjur masuk ke dalam rumah, maka penggunaan lem tikus dapat menjadi solusi terbaik untuk menyingkirkan hama tersebut. 

Bagus menyediakan Bagus Lem Ajaib, yaitu produk dengan bentuk kemasan karton yang telah dibubuhi lem khusus yang super lengket sehingga tikus tidak akan lepas setelah terperangkap. Lem pada produk Bagus Lem Ajaib ini tidak beracun, tidak berbau, dan bening sehingga tikus tidak akan curiga.

Cara penggunaannya hanya dengan membuka kemasan karton Bagus Lem Ajaib, kemudian letakkan umpan makanan di tengah papan agar memancing perhatian tikus untuk datang dan terjerat dalam perangkap.

 

Saat pemakaian, pastikan untuk menaruh Bagus Lem Ajaib di area yang tidak tersentuh oleh hewan peliharaan untuk mengindari tersangkut pada Bagus Lem Ajaib.

 

Temukan Bagus Lem Ajaib di toko-toko, minimarket, dan supermarket terdekat Anda atau di official store e-commerce milik Bagus.